Dampak Kemarau / Kekeringan

Kekeringan sebagai salah satu bencana alam di Indonesia perlu untuk kita perhatikan secara seksama agar tidak semakin meraja lela. Buntut dari kekeringan ini sangat luar biasa berbahaya. tidak hanya menyusahkan manusia, namun juga sangat mudah untuk merenggut nyawa manusia. bahkan bukan hanya manusia saja, namun juga berujung pada bintang dan tumbuh-tumbuhan. Beberapa dampak kekeringan dapat kita rasakan langsung maupun tidak langsung. Secara lebih lengkap, berikut ini merupakan beberapa akibat atau dampak adanya kekeringan di suatu daerah.

1. Kurangnya sumber air minum
Salah satu dampak dari kekeringan yang paling berbahaya adalah kurangnya sumber air minum. Minum merupakan kegiatan pengisian cairan ke dalam tubuh manusia dan makhluk hidup lainnya. Tubuh makhluk hidup sangat membutuhkan yang namanya air, maka dari itulah harus selalu minum. Manusia tidak akan bertahan tanpa adanya makanan dan minuman. Mungkin saja manusia masih bisa bertahan hidup jika tidak makan selama beberapa hari. Namun percayalah manusia tidak akan bisa hidup tanpa minum. Ketahanan manusia tanpa minuman hanyalah sebentar saja, tidak seperti tahannya manusia terhadap makanan. Jika kekeringan terjadi, maka persediaan air minum masyarakat juga akan terancam. Dan hal ini tentu saja akan mengancam kehidupan masyarakat. Beruntung akhir- akhir ini air minum dapat kita peroleh dengan membeli air mineral di toko- toko. Namun hal ini tetap haris kita waspadai, mengingat tidak semua orang meminum air mineral.

2. Kurangnya sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari
Selain kebutuhan akan air minum menjadi kurang, kebutuhan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga akan kurang. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam kehidupan sehari-hari kita sangat membutuhkan air, baik untuk mandi, memasak, mencuci, buang air, dan sebagainya. Percayalah, manusia tidak akan bisa hidup tanpa air. Akan sangat sulit bagi manusia untuk menemukan pengganti air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Maka masyarakat rela untuk mengeluarkan sejumlah mahal uang untuk membeli air hanya demi memenuhi kebutuhan sehari- hari. Peristiwa kekeringan sungguh benar-benar membuat masyarakat menjadi mengeluarkan uang lebih banyak daripada biasanya.

3. Tanaman menjadi mati
Salah satu dampak dari kekeringan adalah membuat tanaman di sekitar tempat tinggal menjadi mati. Matinya tanaman dapat berakibat buruk bagi kehidupan manusia. pohon mempuyai kemampuan untuk menghasilkan oksigen, mengurangi polusi udara, dan lain sebagainya. Begitulah akhirnya bahwa tanaman di sekitar kita akan mati apabila tidak ada air. Tanaman selain menjadi sumber oksigen, juga menjadi sumber makanan bagi manusia. Ketika tanaman menjadi mati maka sumber makanan bagi manusia juga telah hilang. Bukan hanya manusia saja, namun juga binatang. Beberapa tanaman akan sangat cepat mati karena kekerigan. Namun ada beberapa tanaman yang bisa bertahan dalam kekeringan, misalnya adalah rerumputan.

4. Banyak binatang yang akan mati
Selain tanaman, binatang juga akan mati karena peristiwa kekeringan. Binatang seperti manusia yang membutuhkan air minum untuk mempertahankan hidupnya. Ketika persediaan air semakin menipis maka binatang akan kekurangan air minum, dan ketika kekurangan air minum maka binatang akan mencari kemana-mana. Jika tidak menemukan sumber air, maka binatang akan mati setelah beberapa lama tidak minum. Dengan demikian sudah sangat jelas bahwa dampak dari kekeringan ini memang sangat berbahaya, yakni menyebabkan nyawa makhluk hidup melayang.

5. Kelaparan massal
Akibat yang sangat mengerikan lainnya dari kekeringan adalah terjadinya kelaparan massal. Apabila masalah air minum masih bisa diatasi dengan membeli air mineral, maka lain halnya dengan ketersediaan pangan nasional. Kekeringan yang melanda suatu negara misalnya, akan membuat masyarakat negara tersebut menjadi kelaparan. Hal ini karena sumber pangan mereka telah mati. Tananaman pertanian, perkebunan dan lainnya tidak akan bertahan lama tanpa adanya air yang dapat menyirami mereka. Dengan matinya tanaman- tanaman tersebut maka manusia akan kehilangan sumber makanannya dan mereka akan menjadi lapar. Jika di berbagai penjuru negeri telah mengalami kelaparan, maka lama- kelamaan masyarakat akan mengalami kematian massal. Hal ini akan menjadi bencana yang sungguh megerikan. Bahkan ada cerita bahwa di satu negara konflik di Timur Tengah. Ketika banyak pengungsi tidak mempunyai air untuk minum di tengah padang pasir, para ibu rela mengiris tangan mereka dan meminumkan darah mereka untuk anak- anak mereka agar mereka tidak kehausan dan bisa bertahan hidup.

6. Lingkungan menjadi kotor
Dampak dari kekeringan yang lainnya adalah lingkungan menjadi kotor. Air mempunyai fungsi atau manfaat yang sangat banyak, salah satunya membuat lingkungan menjadi kotor. Salah satu sifat air adalah mengalir yang dapat meghanyutkan berbagai kotoran. Apabila air saja tidak ada, maka bagaimana untuk menghilangkan kotoran yang ada di lingkungan? Sebagai contoh jika ada kotoran hewan di lantai. Jika ada air, maka kita bisa menyiramnya dengan air, kemudian mengepel lantai hingga lantai menjadi bersih. Nah, apabila air saja tidak ada maka bagaimana kita akan membersihkan kotoran tersebut? Ini barulah contoh satu, masih banyak contoh lainnya tentang membersihkan lingkungan dengan air.

7. Timbul banyak bibit penyakit
Kekeringan juga dapat menimbulkan berbagai macam bibit penyakit. Penyakit- penyakit ini timbul karena sangat sedikitnya air. Ketika kekeringan, air sangat terbatas dan kemungkinan air untuk mandi sangat sedikit. Paling tidak manusia hanya bisa mandi satu kali sehari. Ketika manusia saja jarang mandi, maka akan timbul banyak sekali jenis penyakit. Penyakit yang paling banyak terjadi atau timbul adalah penyakit kulit. Banyak penyakit kulit yang akan timbul karena kekeringan, seperti gatal-gatal, jamur, dan lain sebagainya. Biasanya penyakit kulit ini juga akan terlihat menjijikkan karena berbau dan menular.

8. Munculnya binatang- binatang aneh
Saat kekeringan, beberapa binatang yang aneh dan jarang kita lihat akan muncul dihadapan kita. binatang-binatang yang biasanya muncul ketika kekeringan adalah serangga, baik serangga terbang maupun melata. Di Afrika, benua yang tandus dan paling sering terjadi kekeringan terdapat binatang- biantang serangga yang mungkin tidak banyak ditemukan di Indonesia. Selain binatang- binatang serangga terbang, masih banyak lagi binatang yang akan muncul akibat kekeringan.